Seminar Kebangsaan Santri CLBK di Pondok Pesantren Nuurusshiddiiq

0
19
Hari Santri 2017

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Pondok Pesantren Nuurusshiddiiq mengadakan Seminar Kebangsaan yang mengangkat tema “Santri CLBK The Followers Of Ulama – Jihad Still Going On”. Tujuan dari seminar ini adalah untuk melawan lupa atas semua yang telah dilakukan perjuangan Ulama dalam Syi’ar Islam. Oleh karena itu, mari kita tumbuhkan kembali CINTA kepada Ulama yang sudah LAMA kita abaikan, sesungguhnya perjuangan mereka BELUM KELAR.

Seminar yang di moderatori oleh H. Abdul Kholik dimulai pada pukul 09.00 WIB. Seminar tersebut dibuka untuk umum, sehingga dapat diikuti oleh berbagai kalangan, baik dari kalangan siswa-siswi SMP dan SMA. Setiap dari peserta tersebut mengikutinya sangat antusias, dikarenakan materi yang disampaikan dikemas dengan apik.

Peserta Seminar Kebangsaan yang digelar Pondok Pesantren Nuurusshiddiiq Cirebon, Sabtu 21 Oktober 2017, di Aula Aher. Tidak kurang dari 200 peserta padati Aula.

Hadir sebagai narasumber dalam seminar adalah Ir. H. Sri Budihardjo Hermawan (Wakil Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat), KH. Ahmad Mutohar, S.Pd.I, MM (Wakil Rektor Universitas Nahdhatul Ulama Kota Cirebon), Ny. Hj. Trisalela Gumelar (Owner Batik Salma Cirebon). Tampak hadir juga jajaran Pengurus Pondok Pesantren Nuurusshiddiiq.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Aher Pondok Pesantren Nuurusshiddiiq, seminar ini berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Tanggapan positif terlontar dalam kegiatan yang bernuansa santai dan penuh keakraban ini, acaranya cukup menarik.

Owner Batik Salma Cirebon Hj. Trisalela, yang semula dijadwalkan narasumber acara, berhalangan hadir karena bersamaan dengan kegiatan di Bandung.

BAGI
Artikel sebelumnyaKegiatan Rutin Hari Jum’at Tahlil Bersama di Makbaroh Nuurusshiddiiq
Artikel selanjutnyaMilad Ke-14 SMP IT Nuurusshiddiiq
Dedi Suwandi aktif sebagai karyawan Yayasan Nuurusshiddiiq Cirebon. Hal itu diyakininya sebagai cara untuk bisa belajar lebih banyak dari orang lain. Belajar untuk sukses, tentang kesabaran, tentang perjuangan hidup, bahkan tentang hal sederhana yang kerap dilupakan orang; bersyukur. Selama lebih dari 5 thn menjalani aktifitas, memberinya pengalaman hidup yang menurutnya patut dirangkai, kemudian dibagikan kepada orang lain. Dedi, panggilan akrab pria asal Jatibarang ini, lahir di Indramayu 25 Februari 1982.

TULIS BALASAN

Tuliskan komentar!
Tuliskan nama di sini