Saya Iri

0
143

Sungguh, saya tak iri dengan teman-teman yang bisa menikmati liburan di luar negeri.
Saya tidak bergetar hati menyaksikan teman-teman yang refreshing ke negara tetangga. Saya tidak terharu sampai menangis, ada teman-teman yang bisa keliling dunia.

Tapi saya iri pada orang-orang seperti mereka ini, yang bertekad bulat, sungguh-sungguh untuk mengunjungi Baitullah. Saya bergetar hati mendengarkan kisah mereka yang penuh keyakinan dan pengharapan atas impiannya.

Saya menangis terharu menyaksikan cerita mereka yang dengan penuh perjuangan menjemput impian setahap demi setahap, selangkah demi selangkah dan nyata. Allah memudahkan perjalanan mereka.
Baarokallohu fiikum bapak dan ibu. Semoga menjadi haji mabrur.

Labbaik Allohumma Labbaik…

BAGI
Artikel sebelumnyaApakah Kau Merasakan Hal Yang Sama?
Artikel selanjutnyaPersaksian Orang Terhadap Diri
Dedi Suwandi aktif sebagai karyawan Yayasan Nuurusshiddiiq Cirebon. Hal itu diyakininya sebagai cara untuk bisa belajar lebih banyak dari orang lain. Belajar untuk sukses, tentang kesabaran, tentang perjuangan hidup, bahkan tentang hal sederhana yang kerap dilupakan orang; bersyukur. Selama lebih dari 5 thn menjalani aktifitas, memberinya pengalaman hidup yang menurutnya patut dirangkai, kemudian dibagikan kepada orang lain. Dedi, panggilan akrab pria asal Jatibarang ini, lahir di Indramayu 25 Februari 1982.

TULIS BALASAN

Tuliskan komentar!
Tuliskan nama di sini