Resensi Buku Spiritual Journey

0
171

Emha adalah spiritualitas menurut sebagian kalangan. Bahkan saat melihat bangsa ini kewalahan menghadapi kezaliman dan kebobrokan dalam segala aspek kehidupan, ulama yang sekaligus budayawan dan seniman ini tetap mengedepankan upaya-upaya spiritual-religius sebagai solusi.

Catatan perjalanan spiritual Emha Ainun Nadjib. Yang bershalawat bersama Jamaah orang-orang yang berada dalam tataran psikologi mustadh’afin atau psikologi kaum lemah dan tertindas.

Emha mengangkat tema-tema diskusi jamaah maiyah yang beragam, yang jadi menarik karena dipertemukan dalam gagasan-gagasan tasawuf yang sangat aplikatif. Ada topic tentang kafir mukmin, anatomi doa, multikulturalisme, neoliberalisme, kesehatan dan kematian, bahkan kesaksian soal reformasi 1998.

Doa haruslah berakar dari kekuatan, kesinambungan, dan keikhlasan. Doa juga harus berasal dari kata hati yang spontan dan bergairah. Dan yang paling penting dalam doa adalah intensitas dan kekhusyukan. Pendek kata, hamba yang berdoa semestinya mengonsentrasikan semua kekuatan yang dia miliki dalam berdoa, itulah kalimat yang kutip Emha dari tokoh revolusi iran Ali Sharihati.

Di singgung juga dalam buku tersebut tentang psikologi masyarakat yang dipenuhi dengan lubang-lubang di hati karena berada dalam tubir semangat penghancuran akibat ketidakpuasan, keputusasaan, dan amarah atas kebobrokan dan kezaliman penguasa.

Kalimat yang begitu mengena bagi saya adalah“Bukan Identitas yang akan membawamu ke surga, Namun Perilakumu. Biar pun identitasmu Islam,  tapi jika perilakumu tidak memenuhi syarat administrasi untuk masuk surga, tetap tidak bisa. Itulah salah satu kutipan yang ada pada buku tersebut.

Diskusi dengan sabrang putra sulungnya yang banyak mengungkap perjalanan spiritual emha yang sangat banyak menyingkap rahasia dunia sufi sehingga bisa di fahami oleh kaum awan atau yang di istilahkan beliau adalah psikologi kaum-kaum lemah.

Emha mengajak orang-orang di sekitarnya memohon intervensi Allah dengan bershalawat. Tujuanya satu: agar campur tanggan allah terjadi lewat cara-cara lembut, bukan seperti yang dialami kaum Nabi Nuh.

Cirebon,      Februari 2017

Judul               : SPIRITUAL JOURNEY (Pemikiran & Permenungan EMHA Ainun Nadjib)

Penulis             : Prayogi R. Saputra

Peresensi         : Kang Bilad

Harga              : 59.000,-

Hal                  : xvii + 214 hal ; 14×21 cm

Penerbit           : Kompas

Tahun              : 2016 M

Kota                : Jakarta

TULIS BALASAN

Tuliskan komentar!
Tuliskan nama di sini