Kontrol Diri

0
116

Dalam kehidupan ini rasanya tidak mungkin kalau kita tidak berinteraksi antara satu sama lain. Apalagi manusia memang makhluk sosial yang dimana membutuhkan orang lain dalam kehidupannya.

Dengan seringnya kita berinteraksi dengan sesama sudah tentu kita pasti mengalami gesekan-gesekan dalam interaksi tersebut. Entah itu terhadap saudara, teman, ataupun handai tolan.

Gesekan-gesekan tersebut bisa saja berasal dari ucapan ataupun perbuatan. Tanpa kita sadari kadang itu membuat orang lain sakit hati, tidak terima, dan lain sebagainya.

Kita tidak bisa mengatur apa yang orang lain harus ucapkan atau lakukan. Begitupun mereka, tidak bisa pula mengatur ucapan dan tingkah laku kita. Kita semua mempunyai hak untuk melakukan sesuatu atau berkata sesuatu.

Memang kebebasan berkata dan bertindak tidak pula tanpa batas. Ada norma-norma dan kaidah-kaidah yang harus kita patuhi. Tertulis maupun lisan.

Tinggal bagaimana kontrol dalam diri ini yang bertindak. Ukurannya adalah diri kita sendiri. Jika kita mau berkata sesuatu anggaplah orang yang hendak kita beritahu sebagai diri kita sendiri.

Jika kita berkata demikian, apakah kita bisa menerimanya? Hal yang sama berlaku untuk perbuatan kita. Jika kita berbuat begitu, apa diri kita bisa menerimanya?

Andai semua orang mempunyai kontrol terhadap dirinya, bukan tidak mungkin gesekan-gesekan dalam kehidupan sehari-hari bisa hilang, minimal tereliminir.

Orang yang santun tutur kata dan perbuatannya sudah barang tentu cerminan dari akhlaknya yang bagus. Jangan hanya karena kita punya kuasa dan kekayaan lalu kita menganggap diri kita lebih baik dan boleh semena-mena.

Semua orang adalah sama. Mempunyai hak yang sama seperti kita. Atas dasar itu pula hendaknya kita memperlakukan orang lain sebagaimana kita mau diperlakukan.

Wallahu’alam.

TULIS BALASAN

Tuliskan komentar!
Tuliskan nama di sini