I Like Monday

0
158
i like monday
i like monday

Semua pasti sudah akrab dan tidak asing lagi dengan istilah “I Don’t Like Monday”, sebuah ungkapan atau istilah yang menggambarkan bagaimana seseorang menyikapi datangnya hari Senin.

Istilah yang bernada negatif karena memposisikan hari Senin sebagai awal minggu dengan rutinitas yang membosankan, pekerjaan yang menumpuk, dikejar-kejar deadline dan masih banyak lagi keluhan yang lainnya. Semua hal negatif tersebut sudah tertanam dalam otak kita sehingga Senin diidentikkan dengan sesuatu yang serba negatif. Apalgi dengan semakin maraknya media sosial sekarang ini, makin menguatkan persepsi yang demikian.

Mulai dari Minggu sore sampai menjelang masuknya Senin, status pengguna media sosial baik itu facebook, twitter, whatsapp dan yang lainnya hampir 80% berisikan tentang istilah “I Don’t Like Monday”.

Padahal setiap hari itu sama dan tidak ada perbedaan antara hari yang satu dengan yang lainnya. Setiap saat dan setiap hari itu adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa yang wajib kita syukuri dan isi dengan berbagai kegiatan yang positif serta bermanfaat. Jadi kalau kita beranggapan atau masih ikut-ikutan dengan istilah “I Don’t Like Monday” tersebut, maka bisa jadi kita tidak antusias dalam menghadapi hidup ini serta tidak bersyukur dengan apa yang telah di anugerahkan olehNya.

Maka mari mulai dari sekarang kita ubah persepsi kita dari “I Don’t Like Monday” menjadi “I Like Monday”.

BAGI
Artikel sebelumnyaLupa Diri
Artikel selanjutnyaResensi Buku Spiritual Journey
Dedi Suwandi aktif sebagai karyawan Yayasan Nuurusshiddiiq Cirebon. Hal itu diyakininya sebagai cara untuk bisa belajar lebih banyak dari orang lain. Belajar untuk sukses, tentang kesabaran, tentang perjuangan hidup, bahkan tentang hal sederhana yang kerap dilupakan orang; bersyukur. Selama lebih dari 5 thn menjalani aktifitas, memberinya pengalaman hidup yang menurutnya patut dirangkai, kemudian dibagikan kepada orang lain. Dedi, panggilan akrab pria asal Jatibarang ini, lahir di Indramayu 25 Februari 1982.

TULIS BALASAN

Tuliskan komentar!
Tuliskan nama di sini