Empat Kata Tentang Muhammad Al Fatih

0
27

Sultan Muhammad Al Fatih memang memiliki karakter dan jiwa kepemimpinan yang kuat sejak muda. Namun selain itu, ada hal lain yang menggambarkan tentang sosok beliau, yang membuat layak untuk diabadikan, yaitu :

1. Young (Muda)
Muhammad Al Fatih kita kenal akan prestasi dan kemampuan beliau yang banyak sejak usia muda. Sebuah spirit berprestasi yang layak ditiru. Berbeda dengan kenyataan saat ini, banyak anak usia muda yang terlena dalam hedonisme dunia. Masa muda Al Fatih cocok untuk jadi panutan generasi saat ini.

2. Leader (Pemimpin)
Tak diragukan lagi, beliau adalah sosok pemimpin yang hebat. Membawa ratusan ribu orang menaklukan Konstantinopel itu bukan sebuah urusan yang sederhana. Tak percaya? Coba saja hitung kebutuhan tenda dan logistik mereka. Susah bukan membayangkannya. Membawa ratusan ribu pasukan tentu memerlukan jiwa kepemimpinan yang kuat.

3. Taqwa
Pondasi keimanan seorang muslim yang kokoh akan melahirkan buah ketaqwaan. Hal tersebut juga tercermin dalam diri beliau, meski menjadi pemimpin sejak usia muda. Ketaqwaan itulah yang menjadi sumber energi utama seorang muslim dalam menghadapi berbagai tantangan. Sebagaimana Umar Bin Khattab mengkhawatirkan pasukannya akan cinta dunia manakala tidak lancar dalam menaklukkan Mesir.

4. Bisyarah (Kabar Gembira)
Rasulullah Muhammad Shalallahu Alaihi Wasalam nan mulia memiliki banyak kabar gembira untuk umatnya, salah satu yang sudah tergenapi adalah penaklukkan Konstantinopel yang telah dilakukan oleh Al Fatih.

BAGI
Artikel sebelumnyaSayf Allah Al-Maslul
Artikel selanjutnyaWanita Tangguh di Zaman Rasulullah
Dedi Suwandi aktif sebagai karyawan Yayasan Nuurusshiddiiq Cirebon. Hal itu diyakininya sebagai cara untuk bisa belajar lebih banyak dari orang lain. Belajar untuk sukses, tentang kesabaran, tentang perjuangan hidup, bahkan tentang hal sederhana yang kerap dilupakan orang; bersyukur. Selama lebih dari 5 thn menjalani aktifitas, memberinya pengalaman hidup yang menurutnya patut dirangkai, kemudian dibagikan kepada orang lain. Dedi, panggilan akrab pria asal Jatibarang ini, lahir di Indramayu 25 Februari 1982.

TULIS BALASAN

Tuliskan komentar!
Tuliskan nama di sini